Swiss Open 2019: Tiga Wakil Indonesia ke Semifinal

Sabtu, 16 Maret 2019 15:29:12

 

Majalahbulutangkis.com- Kubu Indonesia masih menyisakan tiga wakilnya di babak semifinal ajang bulutangkis Swiss Open 2019 di Basel, Swiss. Ketiga wakil tersebut masing-masing, tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, serta ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Rinov/Pitha menjadi wakil pertama yang lolos ke babak empat besar usai mengalahkan Marcus Ellis/Lauren Smith (Inggris), dengan skor 19-21, 21-14, 21-17 di babak perempat final Jumat malam (15/3). Berikutnya Fajar/Rian menyusul setelah menundukkan rekan sepelatnas, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso, dengan skor 21-10, 21-17.

Sedangkan Anthony menjadi wakil ketiga yang menang malam ini dan memastikan tiket semifinal. Ia mengalahkan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012, Lin Dan dari Tiongkok, dengan skor 14-21, 21-8, 21-11.

Di laga semifinal Sabtu (16/3), Anthony akan tampil lebih dulu menghadapi unggulan teratas Shi Yuqi (Tiongkok). Ini adalah pertemuan keenam Anthony melawan Yuqi. Dari lima kali pertemuan sebelumnya seluruhnya dimenangkan Yuqi.

Berikutnya Rinov/Pitha akan tampil menghadapi pasangan Lu Ching Yao/Lee Chia Hsin (Taiwan). Ini merupakan pertemuan pertama Rinov/Pitha melawan pasangan non unggulan tersebut.

Selanjutnya Rian/Fajar akan tampil di partai terakhir melawan pasangan Marcus Ellis/Chris Langridge (Inggris). Ini juga pertemuan pertama Rian/Fajar melawan unggulan keenam tersebut.

Di nomor ganda putra ini Indonesia juga kehilangan pasangan senior Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang dipaksa mengakui ketangguhan wakil Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-Lin. Hendra/Ahsan dikalahkan usai berjuang tiga game dengan skor 26-24, 7-21, 12-21.

“Kami sudah mencoba semaksimal mungkin, tapi lawan tampil lebih bagus, dan mereka masih fresh,” kata Ahsan setelah pertandingan.

“Tidak ada masalah dengan cedera betis saya, kekalahan hari ini memang karena lawan tampil lebih baik. Tenaga mereka lebih besar, pertahanan rapat, serangannya keras dan kami kalah kecepatan,” beber Hendra.

Namun Hendra/Ahsan tetap bersyukur dengan hasil yang mereka raih di turnamen ini dan pekan lalu dengan mereka meraih gelar juara All England 2019.

“Pasti stamina ada pengaruhnya di turnamen yang berurutan seperti ini. Kami bersyukur bisa juara di All England, di sini juga bisa perempat final. Kami akan evaluasi lagi, harus ditingkatkan stamina dan kekuatan,” kata Hendra/Ahsan yang selanjutnya akan tampil di kejuaraan Malaysia Open dan Singapore Open 2019. (MB-01)