Singapore Open 2022: Ginting Sentuh Final Pertama Sejak Indonesia Masters 2020
Sabtu, 16 Juli 2022 22:27:32
Majalahbulutangkis.com- Anthony Sinisuka Ginting memastikan Indonesia memiliki empat wakil pada final Singapore Open 2022 yang akan dimainkan di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Minggu (17/7).
Sebelum Ginting, tiga wakil 'Merah Putih' sudah lebih dulu sukses melewati semifinal pada Sabtu (16/7). Ketiga wakil itu adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Satu gelar juara sudah dipastikan lewat final sesama ganda putra Indonesia. Sedangkan, Apriyani/Siti Fadia masih harus berjibaku melawan ganda Tiongkok, Zhang Shu Xian/Zheng Yu, demi berada di podium tertinggi ganda putri.
Ginting juga harus meladeni Kodai Naraoka untuk memastikan tiga gelar juara untuk Indonesia di turnamen berlevel BWF World Tour Super 500 tersebut. Belum pernah ada riwayat pertemuan antara Ginting dan wakil Jepang berperingkat 43 dunia tersebut.
"Besok lawan Kodai di final, ya nanti coba kita lihat lagi rekaman videonya. Ini juga karena pertemuan pertama saya. Jadi belum tahu juga permainannya seperti apa. Cuma nanti pasti diskusi juga sama pelatih untuk menerapkan strategi seperti apa besok. Semoga besok bisa bermain dengan baik," kata Ginting dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI seusai semifinal.
Ambisi menjadi juara Ginting memang menggebu-gebu. Maklum, terhitung sudah 2,5 tahun pemain berperingkat 6 dunia ini tak pernah lagi berada di podium tertinggi turnamen BWF. Gelar terakhirnya adalah juara Indonesia Masters 2020 dengan mengalahkan Anders Antonsen dari Denmark pada final, 19 Januari 2020.
Singapore Open 2022 bahkan menjadi final pertama yang berhasil ditapaki Ginting sejak kemenangannya di Indonesia Masters 2020 tersebut. Dalam kurun 2,5 tahun, pemain berusia 25 tahun ini hanya mampu mencapai perempat final empat kali dan semifinal dua kali. Seluruhnya ditoreh Ginting pada musim 2022.
Ginting merangsek ke final Singapore Open 2022 setelah melebur jagoan tuan rumah, Loh Kean Yew, 21-17, 21-14, dengan durasi 37 menit. Kemenangan ini membuat Ginting memperkecil skor pertemuan menjadi 1-2 dengan Loh. Di dua bentrokan sebelumnya Ginting masing-masing kalah di Indonesia Masters 2014 dan fase grup Piala Thomas 2022.
"Memang tadi main cukup ketat, terutama di game pertama. Saya sempat ketinggalan dan setelah itu mencoba untuk bermain lebih meningkatkan ritme permainan dan lebih sabar lagi dalam menyerang. Kalau sebelumnya saya sempat kalah dua kali dari Loh, sekarang bisa menang, saya nggak mau berkomentar, maksudnya menang dan kalah dalam pertandingan itu biasa," ujar Ginting.
"Strategi saya tadi untuk meredam kecepatan Loh, pastinya mencoba buat menyerang duluan dan memegang kendali permainan dari depan net. Jadi dari situ Loh juga kurang bisa menerapkan permainan menyerangnya. Jadi saya lebih dulu menyerang dan lebih bermain sabar dengan tenang juga."
Menjadi unggulan keempat, Ginting jelas lebih dijagokan untuk menang ketimbang Kodai. Namun, salah besar jika Ginting meremehkan pemain berusia 21 tahun tersebut. Dalam proses ke final, Kodai menjungkalkan pemain-pemain hebat.
Sebut saja Weng Hong Yang (juara Korea Open Super 500 2022) di babak I, ke Jonatan Christie (juara Swiss Open Super 300 2022) di babak II, H.S. Prannoy (juara Piala Thomas 2022 bersama tim India) di perempat final, dan Zhao Jun Peng (runner-up Indonesia Open Super 1000 2022) di semifinal.
JADWAL FINAL SINGAPORE OPEN 2022
TUNGGAL PUTRI
Pusarla Venkata Sindhu (India/3) vs Wang Zhi Yi (Tiongkok)
GANDA CAMPURAN
Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand/1) vs Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (Tiongkok/3)
GANDA PUTRI
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Indonesia) vs Zhang Shu Xian/Zheng Yu (Tiongkok/5)
GANDA PUTRA
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Indonesia/4) vs Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Indonesia)
TUNGGAL PUTRA
Kodai Naraoka (Jepang) vs Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia/4)
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI