Sengit, Greysia/Apriyani Tumbangkan Ganda Terbaik Korsel

Jumat, 24 Nov 2017 03:19:22

 

Majalahbulutangkis.com- Luar biasa, penampilan pasangan ganda putri terbaik Indonesia saat ini Greysia Polii/Apriyani Rahayu di ajang bulutangkis Hongkong Open Superseries 2017 di Coliseum Arena, Kowloon, Hongkong.

Lewat pertarungan super ketat selama 86 menit, Kamis malam (23/11), Greysia/Apriyani berhasil menapak ke babak perempat final dengan mengalahkan ganda putri terbaik Korsel, Chang Ye Na/Jung Kyung Eun dalam laga tiga game 16-21, 24-22 dan 25-23.

“Lega bisa belajar keluar dari tekanan. Dari awal Apri masih mati terus, tapi akhirnya bisa keluar dari tekanan itu. Pokoknya harus maksa, mau dibanting-banting kayak apa juga saya harus bisa menurunkan bola dulu. Di poin-poin akhir kami tahan terus dan serang terus, sampai merekanya nggak enak,” kata Apriyani.

Greysia/Apriyani yang tertinggal di game pertama, membalas kontan kekalahannya tersebut di game kedua, dengan skor ketat 24-22. Di game ketiga, pasangan Indonesia ini sempat tertinggal dengan 2-9 dan 6-11. Greysia/Apriyani kemudian menyamakan kedudukan dengan 15-15, namun lagi-lagi mereka tertikung lawan menjadi 16-18.

Pertandingan semakin seru, manakala dua pasangan tersebut harus terlibat setting point hingga empat kali. Greysia/Apriyani akhirnya memastikan kemenangannya setelah merebut game ketiga dengan skor 25-23.

“Pas poin jauh saya sempat buyar di lapangan. Tapi Kak Greys bilang supaya saya jangan memikirkan itu. Pokoknya harus yakin. Enjoy tapi harus fokus. Pengalaman tanding lawan sudah banyak, jadi sulit juga. Kak Greys bilang jangan pikirin lawan, anggap aja main sama pemain seumuran saya. Karena dari awal saya sempat kepikiran juga. Alhamdulillah hari ini saya belajar mengatasi hal tersebut,” tambah Apriyani lagi

Di babak perempat final Greysia/Apriyani akan berhadapan dengan unggulan ketujuh Huang Yaqiong/Yu Xiaohan (Cina). Dilihat dari kekuatan di atas kertas, posisi mereka hanya terpaut tipis. Greysia/Apriyani menduduki rangking 17 dunia, sedangkan Huang/Yu di rangking 18 dunia. Keduanya tercatat belum pernah saling berhadapan di lapangan.

“Never give up, jangan mau kalah sama lawan. Karena kami berdua harus bisa mengalahkan tekanan lawan. Ini lah yang disebut proses. Pada akhirnya kami bisa bermain nothing to lose dan berhasil mengatasi kesulitan sebagai pasangan,” kata Greysia. (MB-01)