Pembangunan Jaya Raya GP 2018 : Stephani Widjaja Kembali Bikin Kejutan

Jumat, 06 April 2018 08:22:30

 

Majalahbulutangkis.com- Kejutan yang dibuat tunggal putri KU-19 tahun andalan PB.Jaya Raya, Stephani Widjaja di ajang Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix 2018 di GOR Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, terus berlanjut.

Stephani yang tak diunggulkan di luar dugaan di babak ketiga Kamis (5/4) mampu mengandaskan perlawanan unggulan ke-11 Tzu En Hung (Taiwan) dalam laga sengit selama tiga tiga game 21-16, 19-21, 23-21. Laga selama 62 menit itu pun jadi salah satu pertarungan paling menarik sepanjang Kamis.

Sebelumnya di putaran kedua Stephani juga sudah membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan ketujuh Yue Yann Jaslyn Hooi (Singapura) juga dalam laga sengit selama tiga game 19-21, 21-10, 24-22.

Dengan kemenangan ini Stephani menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang masih bertahan di babak perempat final. Menurut jadwal Jumat ini (6/4) Stephani akan menghadapi Yang Ruiwen (Tiongkok).

Sayangnya langkah Stephani tak mampu diikuti oleh dua pemain Indonesia lainnya Yasnita Enggira Setiawan serta Janessa Moreno. Yasnita gagal ke perempat final usai kalah dari Kim Seong Min (Korse) 11-21, 12-21. Sedang Janessa kalah dari unggulan kelima Huang Yin Hsuan (Taiwan) 10-21, 14-21.

Kejutan juga mewarnai persaingan di nomor tunggal putri KU-19 tahun ketika unggulan teratas sekaligus favorit juara Pattarasuda Chaiwan dari Thailand di luar dugaan kandas di putaran ketiga. Pemain peringkat 1 dunia ini secara menyakitkan dikandaskan unggulan 9 Zhou Meng (Tiongkok) dalam laga tiga game 21-12, 16-21, 16-21.

Sementara itu dari sektor ganda campuran kelompok umur yang sama, pasangan Ghifari Anandaffa Prihardika/Lisa Ayu Kusumawati berhasil melangkah ke babak perempat final. Ghifari/Lisa harus bertanding selama 50 menit untuk mengalahkan Alif Rafsyah Mauthunthihona/Rayhan Vania Salsabila (Indonesia) dengan 17-21, 21-18, 21-14, Kamis (5/4/2018).

"Pada gim pertama, kami masih kurang siap. Kami agak lambat beradaptasi dengan perubahan shuttlekock. Pada gim berikutnya kami berusaha maksimal demi memberikan yang terbaik," kata Ghifari yang juga akrab disapa Daffa.

Dari nomor ini, Indonesia hanya tinggal menempatkan tiga wakil pada babak perempat final. Selain Ghifaari/Lisa, ada Naufal Ligo Saufik/Ayu Gary Luma Maharani dan Muhammad Juan Elgiffani/Windi Siti Mulyani.

"Kondisi ini jangan sampai jadi beban. Ini kami jadikan motivasi. Kami tidak pernah berlatih bersama, dari klub yang berbeda. Tidak mudah, permainan juga belum padu banget. Tetapi kami bisa, dicocok-cocokin saja," kata Lisa.

Tantangan berat sudah menanti Ghifari/Lisa. Pada babak perempat final, mereka akan menghadapi pasangan unggulan pertama asal China, Guo Xinwa/Liu Xuanxuan. "Isyaallah, kami bisa menang. Tidak ada yang tidak mungkin," ucap Ghifari yakin. (MB-01)