Pembangunan Jaya Cup 2017, Mutiara Nyaris Tersandung

Jumat, 17 Nov 2017 07:42:48

Majalahbulutangkis.com- Klub juara tiga kali juara, Mutiara Cardinal harus bersusah payah saat melakoni laga awal dalam kejuaraan bulutangkis beregu campuran junior memperebutkan Pembangunan Jaya Cup VII/2017 di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan.

Berkat penampilan pemain yang lebih ngotot, klub asal Bandung itu akhirnya bisa lolos dari lubang jarum setelah dalam pertandingan yang digelar  Rabu (15/11) sore, menang tipis 3-2 atas tim tetangganya di Bandung, Sangkuriang Graha Sarana PLN.

Sebagai unggulan kedua kejuaraan berhadiah total Rp 425 juta ini, Mutiara Cardinal pada awalnya sangat dijagokan untuk bisa memenangi pertandingan di penyisihan grup B dengan mudah. Nyatanya, perjuangan Mochamad Rehan Diaz dkk., tidak mudah. Mereka mendapat perlawanan sengit dari lawan-lawannya.

Di atas kertas, Mutiara Cardinal akan mampu memenangi laga lawan SGS PLN. Namun, di ganda campuran dan ganda putra, mereka kecolongan dan membuat Mutiara Cardinal ketinggalan 1-2 atas tetangga satu kota tersebut. Pasangan ganda campuran Alif Rafsyah Mauthuthihona/Rayhan Vania Salsabila menyerah kalah 18-21, 26-24, 21-23 kepada Muhammad Shohibul Fikri/Hilda Nur Fadilah.

Begitu pula dengan Ari kusuma/Bagas Febrian Sani di ganda putra yang ditaklukkan Habib Alfariz/Steven Henri Cornelis, 14-21, 20-22. Kondisi Mutiara Cardinal sempat makin kritis ketika di tunggal putra, Auditya Aplha Hidayat di gim pertama sempat kalah 18-21 dari Guntur Perdana. Untung di dua gim berikutnya, Auditya menang 21-15, 21-10 yang membuat kedudukan menjadi 1-2.

Di partai keempat, pemain tunggal putri Mia Agnia tampil dengan beban berat. Kalau sampai dia takluk, berarti klub Mutiara Cardinal akan kalah dan peluang untuk lolos ke semifinal pun makin berat karena di laga pamungkas penyisihan grup B harus bertemu tuan rumah Jaya Raya.

Namun, berbekal mental tangguh dan ngotot, pemain kelahiran Garut (Jabar), 19 Juni 2000 ini bisa tampil optimal saat bersua Intan Tri Novianti Syaadah. Mia pun akhirnya sukses memperpanjang nafas Mutiara Cardinal setelah menang 21-17, 21-17. Dengan kemenangan Mia, skor pun menjadi 2-2.

"Tadi saya sempat tegang juga. Kalau sampai saya kalah, berarti Mutiara Cardinal akan kalah. Makanya saya berjuang penuh semangat agar bisa menang," aku Mia, usai pertandingan.

Di partai pemungkas, pasangan ganda putri Rayhan Vania Salsabila/Putri Andini Wahyuningrum akhirnya berhasil mengantarkan Mutiara Cardinal menang 3-2 atas SGS PLN. Mereka menekuk Desta Akastiningrum/Yastia Agustiani, 21-12, 22-20.

"Di ganda campuran dan ganda putra kita memang kalah kualitas dibanding pemain SGS PLN. Untung di partai yang lain anak-anak bisa menang," tutur pelatih PB Mutiara Cardinal, Enroe Suryanto.

Sebelumnya, Mutiara Cardinal pada laga Rabu pagi harus kehilangan satu angka saat mengalahkan Victory Bogor dengan skor 4-1. Membuka pertandingan, Mutiara Cardinal harus kecolongan di ganda putra saat pasangan Ari Kusuma/Bagas Febrian Sani menyerah kalah kepada Ghiyats Afif Waliyuddin/Muhammad Juan Elgiffani dengan skor 12-21, 17-21.

Untung, di empat partai lainnya, pemain-pemain klub yang lahir di Kota Kembang pada tahun 1967 itu mampu memetik kemenangan. Alif Rafsyah Mauthuthihona/Rayhan Vania Salsabila menang 21-14, 21-14 atas Muhammad Juan Elgiffani/Windi Siti Mulyani. Lalu, Mochamad Rehan Diaz menekuk Gilang Nurma Pradhitya, 21-12, 21-19.

Di tunggal putri, Shabrina Aulia Yasmin berhasil mengatasi perlawanan Regina Oktavianti 21-18, 21-18. Pada partai kelima, pasangan ganda putri Elisabeth Jovita/Putri Andhini Wahyuningrum menang 21-16, 21-19 atas Dina Ghassani/Windi Siti Mulyani.

Sejak kejuaraan ini digelar tahun 2011, Mutiara Cardinal tercatat tiga kali sukses merebut Pembangunan Jaya Cup. Secara hattrick, mereka merebut gelar juara pada tahun 2013, 2014, dan 2015. (MB-01)