PBSI Ambil Langkah Ini Terkait Isu Keracunan Pemain di Indonesia Masters 2022

Sabtu, 11 Juni 2022 07:41:02

 

Majalahbulutangkis.com- Ada kejadian kurang mengenakkan di sela-sela hebohnya gelaran Indonesia Masters 2022 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 7-12 Juni. Turnamen berlevel BWF World Tour Super 500 berhadiah total US$360.000 ini telah memasuki babak semifinal yang dilangsungkan pada Sabtu (11/6). 

Mencuat dugaan adanya beberapa pemain mengalami keracunan makanan. Menurut Broto Happy, insiden ini menimpa pemain Malaysia dan Thailand. Momen dugaan keracunan terjadi seusai para pemain dari kedua negara itu menyantap sarapan pagi di hotel. Beberapa pemain bahkan ada yang harus dirawat di rumah sakit dekat tempat mereka menginap.

Menariknya, Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI itu menyebut bahwa pihaknya justru mengetahui isu tersebut dari media sosial. Sebab, panitia pelaksana belum mendapatkan laporan resmi dari kedua negara tersebut soal pemain mereka yang mengalami keracunan makanan. Meski begitu, PBSI tetap mengambil sejumlah langkah preventif agar kejadian tersebut tak meluas. 

"Sampai sejauh ini, kami tak menerima laporan resmi dari pemain atau tim menyangkut dugaan keracunan makanan yang menimpa beberapa pemain negara asing. Kami tahunya malah dari sosial media," kata Broto dalam jumpa pers di Istora Gelora Bung Karno, Jumat (10/6) sore WIB.

Broto membeberkan dr Grace Corlesa Joselini selaku dokter turnamen telah melakukan sejumlah tindakan. Hasil dari pemeriksaan laboratorium menggambarkan para pemain yang dirawat tersebut bukan karena keracunan, tapi bisa jadi karena mengonsumsi makanan yang tak sehat atau mengandung bakteri. 

"Kalau keracunan, impact-nya akan terasa langsung. Dengan melihat hasil laboratorium, itu terjadi karena pemain mengonsumsi makanan yang tak sehat atau mengandung bakteri," ujar dr Grace menjelaskan. 

Diterangkan oleh Grace, bukan untuk mencari kambing hitam, para pemain yang menginap di dua hotel resmi yang disediakan panitia kejuaraan, Hotel Century dan Fairmont, memang bebas memesan makanan via aplikasi di gawai atau bersantap di restoran di mal yang ada di sekitar hotel.

Meski begitu, sebagai tindakan preventif, panitia penyelenggaraan telah berkoordinasi dengan pihak hotel. Mulai hari Sabtu pagi, mereka akan memisahkan tempat makan para pemain dan tim dengan tamu hotel lainnya.

Panitia kejuaraan juga telah melakukan beberapa koordinasi dengan beberapa pihak terkait agar kasus ini tak meluas dan memberi ketenangan kepada pemain yang tengah bertanding.

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) setelah berkoordinasi dengan panitia, juga telah meminta agar para manajer tim tamu mengingatkan para pemain agar tak sembarangan memesan makanan dari luar hotel atau mengonsumsi makanan tertentu. 

Sebelumnya, dari postingan di sosial media dikabarkan beberapa pebulutangkis Malaysia yang menginap di Hotel Century mengalami keracunan makanan. Hal serupa menimpa beberapa pemain Thailand.

"Agar kasusnya bisa objektif, mereka yang sakit tersebut, juga tak dirawat di rumah sakit rujukan panitia atau langganan pihak hotel, tapi di rumah sakit lain," terang Broto.

Panitia pelaksana kejuaraan sendiri sejauh ini juga terus mencari tahu alasan beberapa wakil dari Negeri Jiran dan Thailand itu tak fit kondisinya selepas melahap santapan sarapan pagi di hotel.

(Indra)

Sumber foto: Russia Beyond

Jasa Pembuatan Website
Nusa Dev
Portal Berita Digital
Informasi Digital
Transformasi Digital
Informasi Teknologi
Security1337 | Portal Informasi Digital Untuk Anda
PDF to Gambar
Gambar to PDF
Parafrase Online
Hitung Kata Online