PB Djarum Kuasai Ajang Seleknas PBSI 2022
Kamis, 22 Desember 2022 08:22:04
Majalahbulutangkis.com- Para pemain binaan PB Djarum Kudus mendominasi ajang Seleksi Nasional PBSI 2022 yang digelar di Pelatnas PBSI Cipayung, Jaktim, 19-21 Desember 2022. Dari lima kategori seleksi yang dilakukan empat diantaranya direbut para pemain PB Djarum. Para pemain yang menjadi juara di ajang ini akan masuk Pelatnas PBSI 2023.
Di nomor tunggal taruna putra, andalan PB Djarum, Jason Christ Alexander tampil sebagai juara. Ia sukses mengalahkan unggulan pertama, sekaligus juara Kejurnas 2022, Muhammad Halim As Sidiq (Jaya Raya Jakarta) dua game langsung 21-15, 21-15.
"Saya main normal saja, justru lawan yang tertekan dan kurang bisa menguasai pertandingan. Lawan juga sepertinya lambat panas. Saya tentu senang dengan kemenangan ini," kata Jason, yang mengidolakan Anthony Sinisuka Ginting dan Lin Dan ini.
Gelar tunggal putri juga direbut andalan PB Djarum lainnya Chiara Marvella Handoyo juga berhak lolos ke Pelatnas setelah di final menang atas rekan seklubnya, Aura Ihza Aulia dengan skor, 21-15, 21-12.
"Senang juga saya bisa juara karena tahun sebelumnya saya tidak lolos seleknas. Dari awal, saya memang ingin masuk pelatnas biar ke depan bisa tampil di level internasional dan mengembangkan kemampuan saya," kata Chiara.
Menyangkut kunci kemenangan atas Aura, pengagum Chen Yu Fei ini menyebut dirinya berinisiatif dengan bermain menyerang lebih dulu. "Saya sih, main dengan pola saya sendiri, yaitu menyerang duluan. Kalau tak tembus, coba bertahan dulu. Ternyata strategi saya berhasil," tutur Chiara.
Untuk ganda taruna putra, Nikolaus Joaquin/Verrell Yustin Mulia juga dari Djarum Kudus berhasil mengalahkan Alif Fajdary/Yordan Alexander Gunawan (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya Banten) dengan skor 21-10, 21-16. Joaquin/Verrell pun merebut tiket masuk pelatnas.
"Puji Tuhan bisa menang dan juara Seleknas. Kunci kemenangan kami adalah bermain dengan strategi tepat dan tidak terburu-buru. Tahun lalu, saya gagal. Kini di kesempatan kedua berhasil dan saya pun masuk pelatnas," kata Verrell.
"Motivasi terbesar saya tampil habis-habisan di Seleknas ini adalah ingin membantu Verrell yang tahun ini adalah kesempatan terakhir dia bisa mengikuti seleknas untuk bergabung ke pelatnas. Saya sendiri dari dulu bermimpi agar bisa masuk pelatnas," sambung Joaquin.
Verrel Yustin melengkapi kejayaan di Seleknas. Bersama Priskila Venus Elsadai, dia menjuarai ganda campuran. Di laga pamungkas, Verrell/Priskila mengatasi perlawanan rekan seklub di Djarum Kudus, Carlo Syah Gumilar/Aisyah Hanadiya Taisir, 21-19, 19-21, 21-17.
"Saya bangga dan puas bisa juara di dua nomor pada Seleknas tahun ini," ujar Verrell.
Satu-satunya gelar yang lepas dari PB Djarum di nomor ganda taruna putri yang dimenangkan pasangan Maulida Aprilia Putri/Meisa Rizka Fitria asal klub Jaya Raya Jakarta. Di final, unggulan pertama ini sukses mengalahkan Puspa Rosalia Damayanti/Velisha Christina (Djarum Kudus) dengan skor 21-17, 21-19.
Secara umum menurut Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky, dari hasil Seleknas ini menunjukkan para pemain sudah berjuang hebat. Dari sisi kemampuan individu, ketrampilannya juga sangat menjanjikan.
"Saya senang, para pemain sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Secara kemampuan individu juga sangat potensial. Para juara ini memang kita panggil masuk ke pelatnas," ujar Rionny.
Hasil Final Seleksi Nasional PBSI 2022:
Tunggal Taruna Putra:
Jason Christ Alexander (Djarum Kudus) vs Muhammad Halim As Sidiq (Jaya Raya Jakarta), 21-15, 21-15.
Tunggal Taruna Putri:
Chiara Marvella Handoyo (Djarum Kudus) vs Aura Ihza Aulia (Djarum), 21-15, 21-12
Ganda Taruna Putra:
Nikolaus Joaquin/Verrel Yustin Mulia (Djarum Kudus) vs Alif Fajdary/Yordan Alexander Gunawan (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya Banten), 21-10, 21-16.
Ganda Taruna Putri:
Maulida Aprilia Putri/Meisa Rizka Fitria (Jaya Raya Jakarta) vs Puspa Rosalia Damayanti/Velisha Christina (Djarum Kudus), 21-17, 21-19.
Ganda Taruna Campuran:
Verrell Yustin Mulia/Priskila Venus Elsadai (Djarum Kudus) vs Carlo Syah Gumilar/Aisyah Hanadiya Taisir (Djarum Kudus), 21-19, 19-21, 21-17. (dar)