Menpora Lepas Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia

Rabu, 09 Mei 2018 04:59:25

 

Majalahbulutangkis.com- Tim bulutangkis Indonesia yang akan berlaga di ajang Piala Thomas dan Uber 2018 di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei mendatang, secara resmi dilepas Selasa (8/5) di Jakarta. Acara pelepasan tim Indonesia dilakukan bersamaan dengan peringatan ulang tahun ke-67 PBSI.

Dalam kesempatan acara tersebut Ketua Umum PP.PBSI, Wiranto berhalangan hadir karena bersamaan dengan tugas negara ke Myanmar. Namun, acara tersebut tetap berlangsung meriah karena dihadiri oleh Menpora Imam Nahrawi. Dari jajaran teras pengurus tampak hadir Ketua Harian PBSI Alex Tirta, Wakil Ketua Lutfi Hamid, serta Sekjen Achmad Budiharto yang juga dipercaya sebagai Chief the Mission tim Indonesia. Sementara manager tim dipercayakan kepada Susy Susanti yang juga Ketua Bidang Pembinaan & Prestasi PBSI.

Setelah menjalani persiapan intensif, Manajer tim Piala Thomas dan Uber Indonesia, Susy Susanti mengaku optimis dengan tim asuhannya bakal bersinar di Bangkok.
 
"Tim putra punya peluang untuk merebut Piala Thomas. Paling tidak kami bisa menyamai prestasi dua tahun lalu, kalau di pertandingan beregu, tim Indonesia lebih kuat karena kebersamaannya dan semangatnya, ini menjadi suatu keunggulan kami," ujar Susy.
 
"Untuk tim putri, kami harus realistis melihat kekuatan tim. Masuk semifinal sudah bagus, fokusnya lolos penyisihan grup dulu," tambah Susy.
 
Baik tim putra maupun tim putri dinilai telah siap beberapa hari jelang keberangkatan ke Bangkok. Menurut rencana tim akan bertolak ‪pada 16 Mei 2018‬ menggunakan maskapai Thai Airways dengan nomor penerbangan ‪TG 434‬, ‪pukul 12.35‬ WIB.
 
"Sampai saat ini persiapan teknik dan fisik sudah selesai, minggu depan ada team building untuk menyatukan visi dan misinya, supaya tim lebih solid. Sudah tidak ada kata tidak siap, tim sudah harus siap," ujar Achmad Budiharto.

"Kami telah mengantisipasi kekalahan dua tahun lalu, kami kalah di final karena punya kelemahan di tunggal. Setelah dua tahun ini, dua tunggal kami sudah lebih matang dan berharap bisa menyumbang angka," tambah Budiharto.
 
Dua tahun lalu, tim putra Indonesia terhenti di babak final Piala Thomas setelah dikalahkan Denmark dengan skor 2-3. Dua poin disumbang dua ganda putra, sedangkan tiga poin Denmark diraih dari tiga nomor tunggal. (MB-01)