Mata Terkena Shuttlecock, Tommy Beri Kemenangan Untuk Jonatan

Jumat, 04 Mei 2018 19:10:06

 

Majalahbulutangkis.com- Laga antara dua tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie vs Tommy Sugiarto di babak perempat final ajang bulutangkis New Zealand Open 2018 di Auckland, Selandia Baru, Jumat petang (4/5) berakhir antiklimaks.

Tommy yang sudah unggul di game pertama 21-17 tak bisa melanjutkan pertandingan. Tommy terpaksa memberikan kemenangan untuk Jonatan setelah di game kedua tak mampu melanjutkan pertandingan pada kedudukan 14-5 untuk keunggulan Jonatan.

Petaka itu terjadi akibat mata kanan Tommy terkena shuttlecock pada kedudukan 0-2 di game kedua. Pada satu momen Tommy menyambar bola di depan net namun Jonatan berhasil melakukan blok. Sayang, bola pantulan blok dari Jonatan tepat mengenai mata kanan Tommy. Pebulutangkis peringkat 29 BWF ini sempat mendapatkan perawatan medis namun tak berpengaruh banyak.

"Saya mencoba meneruskan pertandingan sampai kedudukan tertinggal 4-15, namun cedera di mata kanan ini mengganggu sekali hingga saya putuskan untuk mundur. Saya tahu keputusan ini sangat berat apalagi saya sudah unggul di game pertama tapi mata kanan saya benar-benar terganggu," sesal Tommy saat dihubungi Majalahbulutangkis.com.

Selepas laga ini sejatinya Tommy masih memiliki satu agenda lagi yakni Australia Open yang berlangsung pekan depan. Namun, Tommy belum bisa memastikan ikut serta atau mundur.

"Saya belum bisa putuskan sekarang, masih ada beberapa hari untuk istirahat sambil minum obat yang diberikan dokter tadi. Saya sih berharap masih bisa bermain di Australia," tukas Tommy yang ditempatkan sebagai unggulan keenam.

Jonatan yang menempati unggulan kedua di turnamen kategori BWF World Tour Super 300 berhadiah total 150.000 dolar AS ini pun melenggang ke semifinal.

Di babak empat besar Sabtu (5/5), Jonatan akan ditantang unggulan kedua asal India, Sai Pranneth. Di perempat final Pranneth menang mudah atas Niluka Karunaratne (Sri Lanka) 21-7, 21-9.

Di laga semifinal lainnya akan saling berhadapan unggulan teratas Lin Dan (Tiongkok) melawan pemain asal Korsel, Wang Hee Heo. Lin Dan tak sulit untuk mengatasi unggulan kelima Sameer Verma (India) 21-19, 21-9. Sedang Wang kembali membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan kedelapan Kantaphon Wangcharoen (Thailand) 21-7, 21-16. (Daryadi)