Malaysia Masters 2020: Tanpa Wakil Indonesia di Laga Puncak

Minggu, 12 Januari 2020 05:50:32

 

Majalahbulutangkis.com- Kubu Indonesia harus menerima kenyataan pahit gagal meloloskan satu wakilnya di babak final ajang bulutangkis Perodua Malaysia Masters 2020 di Axiata Arena, Kuala Lumpur.

Dari empat wakil Indonesia yang berlaga di semifinal Sabtu (11/1), masing-masing Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhamad Rian Ardianto di ganda putra, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di ganda putri, serta Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Wijaya di ganda campuran, tak satu pun yang berhasil mengatasi lawan-lawan mereka.

Greysia/Apriyani mengawali kegagalan Indonesia setelah dikalahkan pasangan muda Tiongkok, Li Wen Mei/Zheng Yu dalam laga sengit berdurasi 85 menit lewat laga tiga game 19-21, 21-18, 19-21.

Pertandingan antaran Greysia/Apriyani berlangsung begitu sengit, kedua pasangan saling berkejaran angka dari game pertama hingga game ketiga. Di game ketiga, Greysia/Apriyani yang sudah tertinggal 17-20, mulai mendekat 19-20, sayangnya satu pengembalian Greysia yang gagal melewati net membuat Li/Zheng mengakhiri permainan.

"Tadi sempat genting, kami harus lebih berani, lebih ngadu, tapi kali ini kami kalah dari segi ngadunya. Poinnya itu, kami sudah leading, mati sendiri dengan mudah, mereka mengejar dan kami jadi ragu-ragu," ungkap Greysia.

"Kami sih nggak mau kalah, mau menang. Konsistennya yang harus dijaga, pikirannya. Sudah game ketiga kan capek, mental terkuras, mereka pun begitu. Tapi kami ngasih bola ke mereka yang gampang dikembalikan, jadi evaluasi untuk kami. Kami terima dulu saja kekalahan ini," lanjut Greysia.

Kegagalan juga dialami Hafiz/Gloria kembali harus mengakui keunggulan pasangan nomor 1 dunia asal Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong dua game langsung 13-21, 12-21.

Ini adalah kekalahan keenam Hafiz/Gloria dari tujuh kali perjumpaan melawan Siwei/Yaqiong. Hafiz/Gloria baru sekali menang melawan Siwei/Yaqiong di Japan Open 2019 lalu.

Yang menyakitkan adalah kekalahan yang dialami Hendra/Ahsan saat menghadapi pasangan andalan Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen. Hendra/Ahsan akhirnya kandas setelah menyerah dalam pertarungan super ketat selama tiga game 20-22, 21-19, 22-24.

Usai melewati laga ketat tiga game, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus mengakui keunggulan Li Jun Hui/Liu Yu Chen. Dalam perebutan tiket final Malaysia Masters 2020, Hendra/Ahsan dikalahkan pasangan asal Tiongkok tersebut dengan skor 20-22, 21-19, 22-24.

Sejak awal game pertama, kedua pasangan ini saling berkejaran angka. Tiap angka sama-sama tak mudah untuk didapatkan, tak jarang terjadi reli-reli panjang hingga kedua pasangan jatuh bangun. Pertandingan semakin menegangkan saat di game penentuan, Hendra/Ahsan yang sudah memimpin match point 20-19, balik tertinggal 20-21.

Hendra/Ahsan kemudian kembali memimpin perolehan angka dengan kedudukan match point 22-21, namun lagi-lagi Li/Liu menyamakan kedudukan. Dua poin krusial di akhir game ketiga akhirnya dimenangkan oleh Li/Liu.

"Kami sudah memberikan yang terbaik memang harus diakui mereka lebih unggul. Drive drive mereka lebih berani, lebih berani maju dan menekan," komentar Ahsan soal pertandingan.

"Tadi kami sudah coba main no lob, tapi drive drive kami banyak naik. Permainan depan mereka juga lebih bagus," tambah Hendra.

"Kali ini Li/Liu tidak banyak bikin salah, mainnya lebih rapi," lanjut Ahsan.

Setali tiga uang, penampilan Fajar/Rian yang sempat stabil di game pertama akhirnya juga harus mengakui keunggulan pasangan senior Korsel, Lee Yong Dae/Kim Gi Jung dalam laga tiga game 21-14, 19-21, 15-21. (MB-01)