Lima Tunggal Putra Indonesia Rontok di Babak Awal
Kamis, 18 Nov 2021 21:06:17
.jpg)
Majalahbulutangkis.com- Kubu Indonesia kehilangan peluangnya untuk merebut gelar juara di nomor tunggal putra ajang bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2021 di Bali International Convention Centre & The Westin Resort, Nusa Dua, Bali.
Pupusnya peluang Indonesia terjadi setelah lima wakil Merah Putih yang berlaga di turnamen BWF Super 750 berhadiah total 600.000 dolar AS ini berguguran di laga-laga awal.
Kegagalan diawali oleh pemain senior Tommy Sugiarto yang langsung kandas di babak pertama usai dikalahkan oleh unggulan teratas sekaligus pemain nomor 1 dunia Kento Momota (Jepang) dua game langsung 12-21, 16-21. Berikutnya pemain muda Chico Aura Dwi Wardoyo yang di babak pertama harus mengakui keunggulan Ng Ka Long Angus (Hong Kong) 16-21, 19-21.
Kekalahan di babak pertama juga dialami tunggal putra terbaik Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. Secara menyakitkan unggulan kelima sekaligus penyandang dua kali juara Daihatsu Indonesia Masters 2018 dan 2020 dipecundangi pemain muda Thailand, Kunlavut Vitidsarn 21-19. 14-21, 13-21.
"Laju shuttlcock agak lambat di sini Tapi saya akui Kunlavut bermain baik sendiri dan pertahanannya sulit untuk ditembus," ujar Anthony.
Keganasan Kunlavut pun berlanjut dengan mengalahkan pemain Indonesia lainnya Shesar Hiren Rhustavito dua game langsung 21-14, 21-9, di babak kedua Kamis (18/11).
Sementara satu pemain Indonesia, Jonatan Christie juga tak bernasib lebih baik. Di babak pertama Jojo mampu mengalahkan Sitthikom Thammasin dalam laga tiga game 21-18, 20-22, 21-17. Namun, langkah Jojo akhirnya terhenti di babak kedua setelah disingkirkan pemain senior India, Kidambi Srikanth juga lewat laga tiga game 21-13, 18-21, 15-21.
Seusai pertandingan, salah satu pahlawan Piala Thomas 2020 itu mengaku kalau dirinya sempat kehilangan momentum pada gim kedua. Setelah Kidambi mampu menyamakan kedudukan menjadi 16-16, mantan pemain rangking satu dunia dari India itu berada di atas angin.
"Secara keseluruhan, saya bermain cukup baik hari ini. Pada game pertama Srikanth sebenarnya bermain cukup tertekan. Pada game kedua, saya ingat pada kedudukan imbang 16-16, ada beberapa kali yang seharusnya saya lebih fokus ke penggunaan stroke, alhasil tadi langsung kehilangan tiga poin dan jadi tertinggal 16-19," ungkap Jojo.
Ternyata hal itu membuat Kidambi berada di atas angin dan mengubah momentum pada gim ketiga. Tidak heran Jojo yang kurang fokus, akhirnya bisa tersusul dan akhirnya kalah pada pertandingan ini.
"Saya rasa itu sangat berpengaruh untuk permainan Srikanth yang akhirnya bisa merebut gim ketiga dengan kemenangan. Saya lihat dari gerakan kaki, pukulan, dan kepercayaan dirinya bangkit ada pada gim ketiga," pungkas Jojo.
Adapun kemenangan Kidambi atas Jojo tersebut membuat pemain kelahiran 2 Juli 1993 akan menghadapi Prannoy H. S. Rekan satu negaranya itu sukses melangkah ke perempatfinal usai membuat kejutan besar dengan mengalahkan pemain unggulan kedua, Viktor Axelsen (Denmark), dengan skor 14-21, 21-19, 21-16. (MB-01)