Kejuaraan Dunia 2019: Fitri Belum Mampu Imbangi Tai Tzu Ying

Kamis, 22 Agustus 2019 06:50:34

 

Majalahbulutangkis.com- Pebulutangkis tunggal putri andalan Indonesia, Fitriani masih belum mampu beranjak dari kekalahan-kekalahan di laga awal di berbagai event yang diikutinya. Rapor merah ini pun kembali diperoleh Fitriani saat berlaga di Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss.

Tampil di babak kedua melawan pemain andalan Taiwan, Tai Tzu Ying yang kali ini diunggulkan di tempat kedua, Fitriani dibuat tak berkutik dan menyerah dua game langsung 15-21, 14-21 dalam 33 menit.

Tai masih terlalu tangguh buat Fitriani. Di game pertama, Fitriani mengaku tak langsung bisa bermain lepas. Ia tak bisa keluar dari tekanan lawan.

“Kalau puas sih belum. Cuma tadi Fitri sudah berusaha mengeluarkan kemampuan Fitri, semua pola main Fitri. Tapi tadi di game pertama kaya kurang lepas, terus lawan sudah menekan mainnya dari awal. Lebih mengatur dan mengontrol di lapangan. Di game pertama Fitri merasa lumayan tegang. Tapi ke sini-sini sudah mending. Terus tadi juga sempat ramai. Cuma dari situ Fitri banyak kecolongan lagi, kurang sabar, kurang safe, sama variasinya perlu ditambah lagi,” ungkap Fitriani.

Namun memasuki game kedua, Fitriani mulai menunjukkan perlawanan. Setelah tertinggal 5-11, Fitriani coba mendekatkan poinnya menjadi 13-13. Fitriani kemudian sempat unggul tipis di posisi 14-13. Sayang setelahnya, ia kecolongan delapan poin secara berurutan. Fitriani pun mengaku kalah 14-21 di game kedua.

“Tadi sih yang di game kedua awal dia agak melambatkan. Tapi dia kan punya pukulan yang bagus dan serangan yang tajam. Di situ Fitri juga banyak kecolongan. Setelah poin 11 Fitri coba lebih relinya lebih cepat, sempat beberapa poin Fitri dapat. Tapi dia terus merubah lagi. Fitri kurang siap dengan perubahan-perubahan polanya dia,” jelasnya lagi.

Kekalahan Fitriani memastikan Indonesia tinggal punya satu wakil tunggal putri. Gregoria Mariska Tunjung aman di babak ketiga dan akan menghadapi Ratchanok Intanon (Thailand), Kamis (22/8). (MB-01)