Japan Open 2018: Lima Ganda Putra Indonesia Bertahan

Rabu, 12 September 2018 18:54:10

 

Majalahbulutangkis.com- Bentrok sesama pasangan ganda putra Indonesia tak terelakkan terjadi di babak kedua ajang bulutangkis Daihatsu Japan Open 2018 di Tokyo, Jepang. Kedua andalan Merah Putih itu adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang akan ditantang rekannya Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso.

Kevin/Marcus lolos dari babak pertama setelah mengalahkan Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov (Rusia), dengan skor 21-15, 21-15, Rabu (12/9). Sedangkan Wahyu/Ade menundukkan wakil Kanada, Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura, dengan skor 21-17, 15-21, 21-18.

"Tadi kami bermain cukup baik. Di lapangan tidak ada angin, bolanya pun lambat. Tapi kami bisa beradaptasi di pertandingan pertama ini," kata Marcus usai pertandingan.

"Kami menyiasati laju bola yang lambat dengan bermain lebih sabar. Jangan berharap memukul sekali, lawan langsung mati," ujar Kevin.

Rekor pertemuan antara Kevin/Marcus dan Wahyu/Ade sementara imbang 1-1. Pertemuan terakhir kedua pemain terjadi pada tahun 2015 lalu dan dimenangkan oleh Wahyu/Ade.

"Lawan teman sendiri atau pasangan dari negara lain sama saja. Tidak ada yang lebih mudah, karena ini adalah turnamen besar, sudah level 750, jadi semua lawan berat," sebut Marcus.

Selain Kevin/Marcus dan Wahyu/Ade, tiga ganda putra Indonesia lainnya juga sukses melewati rintangan pertama, mereka masing-masing pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Berry Angriawan/Hardianto.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyelesaikan babak pertama Japan Open 2018 dengan kemenangan atas Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia), dengan skor 21-17, 21-18. Tiket babak kedua pun diamankan pasangan peraih medali perak Asian Games 2018 ini.

Kemenangan ini sekaligus menambah keunggulan Fajar/Rian atas Ong/Teo menjadi 2-1. Pertemuan terakhir terjadi di babak perempat final Asian Games 2018, kala itu Fajar/Rian juga menang straight game dengan skor 21-17, 21-13.

Hendra/Ahsan juga merebut tiket babak kedua setelah menaklukkan wakil tuan rumah, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, dengan skor 21-17, 20-22, 21-17, dalam waktu 63 menit.

Begitu pula Berry/Hardianto harus kerja keras selama tiga game sebelum mengalahkan pasangan Malaysia, Mohamad Arif Abdul Latif Arif/Nur Mohd Azryn Ayub Azriyn 21-14, 17-21, 21-16.

Satu-satunya yang kandas adalah pasangan Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama yang kandas di tangan unggulan kedelapan asal Denmark, Kim Astrup/Anders Skarup Rasmusen 13-21, 11-21. (MB-01)