Hong Kong Open 2018: Kento Bikin Jonatan tak Berkutik

Sabtu, 17 Nov 2018 05:23:35

 

Majalahbulutangkis.com- Pebulutangkis nomor 1 dunia asal Jepang, Kento Momota masih sulit untuk dijinakkan oleh andalan Indonesia, Jonatan Christie saat keduanya jumpa di perempat final Hong Kong Open 2018 di Kowloon, Hong Kong, Jumat (16/11).

Meski sempat unggul di game pertama, peraih medali emas Asian Games 2018 itu pun dibuat tekuk lutut dalam laga tiga game 24-22, 9-21, 9-21 dalam waktu 64 menit. Ini adalah pertemuan pertama Jonatan yang kini menempati peringkat 12 BWF melawan Kento.

Pertandingan memang berlangsung sengit di game pertama. Jonatan yang sudah unggul pada kedudukan game point 20-15, tidak dapat menyelesaikan permainan. Momota menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Namun Jonatan akhirnya berhasil mengamankan game pertama. Sayang, penampilan Jonatan terus menurun di game kedua dan ketiga. Ia tak dapat mengimbangi permainan Momota.

"Di game pertama sebenernya sudah cukup enak mainnya, memang disayangkan saat poin 20-15 harusnya bisa game dan hemat tenaga. Di game kedua Momota banyak mengarahkan bola yang menyulitkan saya, akurasi penempatannya bagus. Ini membuat tenaga saya cukup terkuras," kata Jonatan.

"Hal yang sama terjadi di game ketiga, dia lebih fokus dan akurasi bolanya tepat hingga di sudut lapangan. Dari sebelumnya sudah tahu bahwa Momota memang matang pukulannya dan saya dikontrol oleh dia, sehingga fisik saya memang dua kali lipat lebih keluar," tambahnya.

Sementara itu, Momota menyadari kondisi fisik Jonatan mulai berkurang dan ia memanfaatkan hal ini untuk terus meraih banyak poin di game kedua dan ketiga.

"Saya lihat Jonatan memang kelelahan, tapi di game pertama, saya tetap waspada karena kadang dia punya pukulan yang mengagetkan saya. Walaupun bisa mengejar, saya tetap berhati-hati saat itu, tidak bisa lengah. Saya sudah mempersiapkan diri kalau Jonatan akan memberi perlawanan di game ketiga, tapi saat skornya makin jauh, saya lihat dia sudah menyerah," kata Momota.

Dengan kekalahan Jonatan maka habis sudah sudah harapan Indonesia di sektor tunggal putra setelah sebelumnya tiga pemain lainnya lebih dulu kandas, masing-masing Tommy Sugiarto, Ihsan Maulana Mustofa, serta Anthony Sinisuka Ginting. (MB-01)