Hafiz/Gloria Rawan Digusur Duet Inggris

Selasa, 20 April 2021 17:40:16

 

Majalahbulutangkis.com- Ditundanya penyelenggaraan ajang bulutangkis India Open 2021 ditanggapi positif oleh PBSI. Menurut jadwal seharusnya turnamen kategori Super 500 berhadiah total 400 ribu dolar AS ini akan digelar di New Delhi, India, 11-16 Mei mendatang. Namun akibat pandemi Covid-19 yang terus melonjak, BWF dan panitia setempat sepakat menunda penyelenggaraan event ini.

Dua ganda campuran Indonesia rencananya akan turut serta. Mereka adalah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, mengatakan pihaknya memahami situasi dan kondisi yang terjadi di India.

"Menurut saya ini keputusan yang tepat (menunda India Terbuka 2021) dari BWF. Melihat kasus positif Covid-19 di sana yang sedang tinggi-tingginya," kata Rionny.

"Kami memang cukup waswas melihat perkembangan yang terjadi di India beberapa waktu terakhir. Tetapi di sisi lain, kami pun harus tetap mengirim Hafiz/Gloria ke India Terbuka untuk mengamankan poin Olimpiade. Saya lega akhirnya benar ditunda," lanjutnya.

Penundaan ini, menurut Rionny cukup menguntungkan bagi tim Indonesia, terutama Hafiz/Gloria yang masih berjuang merebut tiket Olimpiade.

"Penundaan ini bagi kami cukup menguntungkan. Selain karena kami tidak harus mengambil resiko dengan kesehatan tim terpapar Covid-19, Hafiz/Gloria juga setidaknya masih aman di peringkat delapan dengan dua turnamen kualifikasi yang tersisa," ungkap Rionny.

"Tapi bukan berarti tugas mereka menjadi mudah. Di dua turnamen sisa itu mereka harus habis-habisan, di latihan juga harus maksimal mumpung waktu persiapan makin panjang," tambah Rionny.

Saat ini, Hafiz/Gloria masih berada di peringkat kedelapan Race to Olympic Tokyo dengan raihan 60.851 poin. Menyusul pasangan Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet di peringkat kesembilan dengan 60.566 poin dan Marcus Ellis/Lauren Smith dari Inggris dengan 59.868 poin di peringkat ke-10. Sementara di peringkat 11 ada pasangan Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jamie yang mengumpulkan 56.792 poin.

Diantara para pesaing tersebut yang perlu diwaspadai adalah pasangan Marcus/Lauren. Pasalnya pasangan Inggris ini masih bisa menambah poin di ajang Kejuaraan Eropa 2021 yang akan digelar di Kyiv, Ukraina, 27 April - 2 Mei 2021. Ajang ini juga masuk dalam hitungan poin menuju Olimpiade. Saat yang bersamaan seharusnya juga berlangsung Kejuaraan Asia di Tiongkok, namun event ini ditunda.  Selain itu Marcus/Lauren juga berpeluang menambah poin andai mereka juga tampil di ajang Portugesse International Championship di Caldas da Rainha, Portugal, 6-9 Juni 2021. Event ini hanya turnamen kategori International Series berhadiah total 10.000 dolar AS. Namun karena menyediakan poin ke Olimpiade Tokyo, bukan tidak mungkin bakal diserbu pemain-pemain yang masih membutuhkan poin agar bisa lolos ke Tokyo.

Sementara pasangan Indonesia, Gloria/Hafiz hanya memiliki kesempatan menambah poin di dua turnamen masing-masing di Malaysia Terbuka dan Singapura Terbuka. Sangat riskan bagi Hafiz/Gloria digusur para pesaingnya itu andai mereka tidak meraih hasil yang maksimal. Mempertahankan peringkat delapan adalah harga mati untuk merebut satu tiket Olimpiade tersisa.

"Kami sebenarnya sedang memulai fokus latihan ke India, tapi karena ditunda sekarang kami punya cukup banyak waktu untuk bersiap ke dua turnamen berikutnya. Sebenarnya ini menguntungkan kami karena semakin sedikit kualifikasinya dan kami masih ada di peringkat delapan. Berbeda kalau kami tidak di posisi sekarang," kata Hafiz.

"Insya Allah saya optimis, dengan latihan yang keras dan konsisten seperti ini nanti bisa meraih hasil bagus. Asal kami bisa terus ngotot dan maksa," kata Hafiz lagi. (MB-01)