Djarum Sirnas Seri I : Persaingan Merata di Tunggal Dewasa Putra

Kamis, 15 Maret 2018 19:51:48

 

Majalahbulutangkis.com- Persaingan sengit dan merata tersaji di sektor tunggal dewasa putra di ajang bulutangkis Djarum Sirkuit Nasional Seri 1 Jateng Open 2018 di GOR Satria, Purwokerto.
Meratanya persaingan di nomor bergengsi ajang bulutangkis berhadiah total Rp 370 juta ini terlihat dengan loloskan empat peserta di babak semifinal yang berasal dari empat klub yang berbeda. Mereka masing-masing, unggulan kedua Wisnu Yuli Prasetyo (Djarum), Krishna Adi Nugraha (Jaya Raya), Setyaldi Putra Wibowo (Pertamina Fastron), serta Muhammad Rizqy Ramadhani (Victory Bogor).
Wisnu melaju ke semifinal setelah di perempat final Kamis (15/3) mengalahkan rekan satu klubnya di PB.Djarum, Ramadhani M.Zulkifli dalam laga tiga game 10-21, 21-19, 21-18.
Wisnu tak mampu tampil baik membuka laga game pertama. Alhasil, kekalahan pun harus ia terima dulu dengan angka cukup jauh 10-21.
“Di game pertama saya kurang fokus, terlalu lambat pergerakannya dan juga banyak melakukan kesalah-kesalahan yang tidak perlu,” kata Wisnu.
Pindah di game kedua, Wisnu kembali belum mampu menemukan peramainan terbaiknya, hingga kejar mengejar angka pun terjadi. Namun Wisnu berhasil memaksa hingga mampu menutup game kedua dengan kemenangan 21-19.
“Game kedua sempat belum enak juga di awal-awal. Untungnya saya bisa balikin keadaan dengan cara mempercepat pergerakan dan melakukan banyak serangan,” sahutnya.
Pada game penentu, lagi-lagi Wisnu harus tertinggal angka terlebih dahulu 5-11 atas Zulkifli. Perlahan namun pasti, Wisnu berhasil menyamakan kedudukan di angka 15-15. Setelah berhasil mengimbangi, Wisnu semakin percaya diri hingga akhirnya ia mampu membalikan keadaan dan menang di game penentu tersebut 21-18.
“Pada saat ketinggalan, saya berpikir untuk fokus satu-satu dulu gak mikirin ketinggalan. Yang pasti harus tidak banyak melakukan kesalahan sendiri,” jelasnya.
Di laga lain Krishna di luar dugaan mampu mengalahkan andalan Djarum yang juga mantan anggota Pelatnas PBSI, Muhamad Bayu Pangisthu dua game langsung 16-21, 14-21.
Kemenangan cukup mudah juga dibukukan Rizqy yang mengalahkan Ferneel Hazael Sompie (Sporlex Sulut) 21-10, 21-16. Sementara di laga perempat final lainnya Setyaldi harus bertarung tiga game sebelum menyisihkan Christian Adinata (Tangkas Jakarta) 21-8, 20-22, 21-13.
Di laga semifinal Jumat besok (16/3), Wisnu akan diuji Krishna, sedangkan Rizky akan menantang Setyaldi.
“Untuk besok karena kami sudah beberapa kali bertemu, penah menang dan kalah, jadi saya akan main lepas saja. Yang saya tahu sih dia ulet mainnya gak gampang mati sendiri, jadi harus berani capek,” ujar Wisnu. (MB-01)