Daihatsu Indonesia Masters 2019: Anthony Tantang Momota di Perempat Final

Kamis, 24 Januari 2019 21:04:42

 

Majalahbulutangkis.com- Laga sarat gengsi antara bintang bulutangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting melawan pemain nomor 1 dunia Kento Momota asal Jepang akhirnya terelakkan di laga perempat final ajang Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (25/1).

Anthony yang merupakan juara bertahan di turnamen BWF World Tour Super 500 berhadiah total 350.000 dolar AS ini di babak kedua Kamis (24/1) sukses menyingkirkan pemain muda Tiongkok, Zhao Junpeng dua game langsung 21-15, 21-12. Di laga lain, Momota menundukkan Hans-Kristian Vittinghus (Denmark) dengan skor 21-18, 22-20.

“Secara keseluruhan, saya sudah percaya diri dengan cara mainnya, semalam sudah lihat video pertandingan lawan. Dari pertama saya sudah menekan lawan dan lawan tidak bisa keluar dari tekanan,” kata Anthony.

“Kalau ketemu Momota, disiapkan fokusnya, nanti malam lihat video pertandingan lagi dan diskusi dengan pelatih mengenai evaluasi penampilan hari ini dan persiapan untuk besok. Saya harus siap capek, siap susah, makin kesini lawannya makin susah, harus benar-benar siap, dengan sistem reli poin, kalau buat salah, langsung kehilangan poin,” ungkap Anthony.

Anthony kini menjadi salah satu pemain tunggal putra yang diperhitungkan, termasuk oleh Momota yang kini duduk di peringkat satu dunia. Rekor pertemuan sementara diungguli Momota dengan skor 5-3.

“Tentunya senang sudah diperhitungkan sama lawan, sama negara lain, lebih jaga-jaga kalau ketemu saya, lebih pelajari permainan saya. Sama saja seperti saya kalau ketemu mereka, makin kesini persaingan semakin ketat, tapi saya tidak mau ini jadi tekanan, saya lebih mikir ke diri sendiri, apa yang harus ditambah,” jelasnya.

Sebagai juara bertahan, Anthony yang kali ini diunggulkan di tempat ketujuh juga tak ingin terbebani.

“Dari sebelum turnamen ini mulai, saya ingat-ingat lagi tahun lalu apa yang membuat saya bisa main bagus. Saya coba nikmati pertandingan, tidak mau terlalu memikirkan harus menang, nanti pikirannya terlalu berat,” katanya. (MB-02)