Daihatsu Astec Sulut Open 2018 Diserbu Peminat

Kamis, 15 Nov 2018 08:37:18

Majalahbulutangkis.com- Untuk pertama kalinya ajang bulutangkis Daihatsu Astec Open 2018 menyambangi kota Manado, Sulawesi Utara. Animo peserta yang ikut ambil bagian pun luar biasa. Tercatat sebanyak 622 pemain mendaftar di ajang bertajuk Daihatsu Astec Sulut Open 2018 yang digelar di GOR Arie Lasut, Manado, 13-17 November ini.

Antusiasme peserta di ajang Daihatsu Astec Open yang sudah memasuki seri kedelapan ini memang sudah diprediksi sebelumnya oleh Ketua Umum Pengprov PBSI Sulawesi Utara Djenri Keintjem.

"Minat para pemain di Sulawesi memang sangat tinggi, apalagi untuk tampil di turnamen skala nasional seperti Daihatsu Astec Open. Tentu kami sangat mengapresiasi, karena ke depannya mereka yang akan menjadi harapan daerah untuk berkompetisi di semua ajang,” jelas Keintjem.

Menurutnya, lewat turnamen ini akan melahirkan atlet berprestasi pengganti atlet bulutangkis asal Sulut yang sudah berprestasi membawa nama bangsa hingga ke kompetisi tingkat internasional.

“Kita punya Liliyana Natsir, Greysia Polii dan lainnya. Nah, sekarang kita mencari bibit muda berbakat yang nantinya akan menggantikan mereka,” tuturnya.

Persaingan keras memang dipastikan bakal mewarnai ajang Daihatsu Astec Sulut Open 2018 ini. Pasalnya, bukan hanya melibatkan para pemain di Sulawesi Utara tapi dari daerah-daerah lain PB Toratan, PB Nawacita Keter, Panther Manado, Amurang Badminton Club, Mandala Pratama, Duta Kotamobagu, Cahaya Bulutangkis Nusantara Batam, Loku Kotamobagu, Winner Manado, Maesa Manado, Camar, Fila Watch Makassar, Perkasa Minut, Rafika Manado, Pisok Manado, Pelatko Gorontalo, Porwaja Denpasar, PB Gorja Jakbar,  Bimasakti Ternate, Billionaires Gorontalo, Platinum Manado, Pogambango Gorontalo, Berkat Manado, Utara Raya, PPLP Sulut, Mahawu Tomohon, Candrawijaya Jayabaya, Elang Putih Manado, Jaya Raya Satria Sleman, SMANKOR Sulut, Bitung, Dinamika Wajo, PB Bina Prestasi Purworejo,  Maesa Minut, PB AIC Badminton Academy, Putra Mainaky Tangsel, Pioner Manado, Dinamika Wajo, PB Mandiri Marauke, Yantijaya Makasar, PB Garuda Tambang Kampar Riau, dan Kusuma Tangkas.

Selain itu tak ketinggalan klub-klub elit asal Jawa juga mengutus para pemain binaannya seperti PB.Djarum Kudus, Jaya Raya Jakarta, Exist Jakarta, SGS Bandung, Victory Bogor, serta Daihatsu CWIBC Tangsel.

Kepala Cabang AI-DSO Manado Martadinata, Sonny Walangare mengungkapkan Daihatsu tidak hanya fokus pada pengembangan bisnis otomotif. Tetapi melalui Brand Social Responsibility, Daihatsu aktif melakukan berbagai kegiatan yang salah satunya adalah pertandingan bulutangkis.

“Daihatsu memilih bulutangkis karena menjadi salah satu olahraga yang terus berkembang dan melahirkan atlet berprestasi hingga kancah internasional, khususnya di Sulut sendiri,” ujar Walangare,

Daihatsu Astec Open 2018 didukung oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), memilih Manado sebagai salah satu destinasi karena dikenal sebagai salah satu kota penghasil bibit pemain muda berbakat. Selanjutnya, turnamen ini juga siap menantang seluruh pemenang regional untuk bertanding pada sesi final di Jakarta (2-8 Desember).

Pada turnamen tahun ini, PBSI juga meningkatkan level pertandingan menjadi Sirkuit Nasional B di hampir seluruh kota penyelenggara, sehingga memperbesar peluang para atlit untuk masuk seleksi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Program kerjasama antara Daihatsu dengan Alan & Susy Technology (ASTEC) Ini telah digelar untuk ketiga kalinya sejak tahun 2016. Kejuaraan Daihatsu ASTEC Open 2018 dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan umur, dimulai dari U-13, U-15, U-17, U-19, Dewasa dan Veteran. (Daryadi)