Daihatsu Astec Open Seri VIII Banjarmasin Banjir Peserta

Selasa, 16 Oktober 2018 15:26:32

 

Majalahbulutangkis.com- Persaingan untuk menjadi yang terbaik di ajang bulutangkis Daihatsu Astec Kalimantan Selatan Open 2018 dipastikan bakal makin seru dan ketat. Maklum, sebanyak 645 peserta dipastikan ikut ambil bagian di ajang yang digelar di GOR Hasanudin, Banjarmasin, 16-20 Oktober ini.

Menurut Ketua Harian Pengprov PBSI Kalsel, Edy Sukarno membludaknya peserta di Banjarmasin ini memang di luar perkiraan panitia yang semula hanya sekitar 500 peserta. Panitia terpaksa menutup pendaftaran lebih cepat pada tanggal 4 Oktober 2018 lalu.

Akibat banyak peserta yang ikut serta panitia juga menambah tempat pertandingan. Jika semula hanya di GOR Hasanuddin, kali ini ditambah di GOR Hippindo. Pertandingan penyisihan dilakukan di dua GOR tersebut, sedangkan mulai perempat final sudah dilakukan di GOR Hasanuddin.

"Jadi total court yang disiapkan untuk pertandingan ini ada sebanyak delapan, kiranya bisa memenuhi seluruh pertandingan tersebut sesuai target," ujar Edy Sukarno

Banjarmasin untuk pertama kalinya dipercaya sebagai tuan rumah perhelatan Daihatsu Astec Open. Edy menambahkan, sebagai kota yang ditunjuk menjadi tuan rumah,  pihaknya siap menyukseskan gelaran ini, bahkan segala fasilitas di venue sudah dibenahi.

"Kami mengucapkan terimakasih atas diselenggarakannya turnamen ini di Banjarmasin. Kami pasti akan sukseskan," tekad Edy.

Sementara itu, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra menyatakan, Banjarmasin baru pertama kalinya dipilih menjadi tuan rumah turnamen yang sudah dilaksanakan sejak 2016 tersebut.

"Tidak salah kami memilih kota ini sebagai salah satu penyelenggara, sebab fasilitas pertandingan sudah sangat memadai, begitu juga dengan antusias pesertanya, luar biasa membludak," tuturnya.

Dia menyatakan, Daihatsu sebagai sahabat negeri ini berharap bisa berpartisipasi dalam mengembangkan olahraga nasional, utama bulutangkis yang menjadi kegemaran kedua masyarakat Indonesia.

"Kita bertekad untuk terus melaksanakan turnamen ini setiap tahunnya," pungkasnya didampingi Marketing dan CAR Division PT Astra Daihatsu Salesman Operation Hendrayadi Kestiyoso.

Salah satu komitmen Daihatsu dalam kegiatan Brand Social Responsibility adalah di bidang olahraga. Yang dijalankan untuk program ini salah satunya Bulutangkis, melalui Daihatsu Astec Open yang mulai dilaksanakan tiap tahun. Sebab, olahraga ini salah satu yang terfavorit di Indonesia dan berpotensi terus berkembang hingga di kancah internasional.

Banjarmasin jadi destinasi karena dikenal sebagai salah satu kota penghasil bibit pemain muda berbakat. Turnamen yang terdaftar dalam agenda PBSI ini menjadi angin segar bagi peserta dan masyarakat Banjarmasin khusus, serta Kalimantan pada umumnya.

“Semoga turnamen ini dapat berkontribusi pada kejayaan bulutangkis Indonesia hingga kancah internasional, serta menjadikan Daihatsu lebih dekat dengan masyarakat Indonesia,” ujar Amelia Tjandra.

Di sisi lain, Direktur Astec Alan Budikusuma menambahkan level kejuaraan Daihatsu Astec Open 2018 ini menjadi Sirkuit Nasional B di seluruh kota penyelenggara, sehingga memperbesar peluang para atlet untuk masuk seleksi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Menurut dia, Turnamen Daihatsu Astec Open 2018 diselenggarakan pada 10 kota di Indonesia, di mana finalnya di Jakarta pada 2-8 Desember 2018.

"Di Banjarmasin ini luar biasa antusiasnya, semoga banyak bibit pebulutangkis nasional nantinya tercipta di sini," ucapnya.

Menurut peraih medali emas bulutangkis pada Olimpiade Barcelona 1992 ini, PBSI memerlukan regenerasi atlet, di mana atlet nasional saat ini ada yang akan gantung raket atau pensiun.

"Makanya kita terus melakukan pembinaan terhadap atlet-atlet usia dini ini, potensial itu mulai dibina dari usia 11 sampai 13 tahun, di daerah kita rasa banyak potensi ini," tutur Alan.

Dengan digelarnya turnamen Daihatsu Astec Open 2018 di Banjarmasin ini, tidak hanya pesertanya dari provinsi ini, tapi sudah nasional bahkan ada peserta dari Jepang, diharap bisa lebih memotivasi atlet muda nasional.

"Kita berharap prestasi Indonesia dijangkau internasional pada olahraga ini tidak pernah punah, itu tugas generasi kita selanjutnya," ujar Alan.

Banjarmasin merupakan kota kedelapan dari 10 seri yang digelar sepanjang 2018. Seri selanjutnya akan dilaksanakan di Manado (13-17 November) dan final di Jakarta (2-8 Desember). Ajang ini dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan umur, U-13, U-15, U-17, U-19, Dewasa dan Veteran. (MB-02)