China Open 2018: Revans Lawan Chou Tien Chen, Anthony ke Final

Sabtu, 22 September 2018 13:23:35

 

Majalahbulutangkis.com- Kejutan kembali dibuat oleh tunggal putra terbaik Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting di ajang bulutangkis China Open 2018 di Changzhou, Tiongkok. Menapak ke babak semifinal Sabtu (22/9), Anthony tampil cemerlang untuk mengungguli pemain terbaik asal China Taipei, Chou Tien Chen dalam laga tiga game 12-21, 21-17, 21-15.

Kemenangan melawan Chou Tien Chen di semifinal turnamen BWF Super 1000 dengan hadiah 1 juta dolar AS ini memang punya makna tersendiri. Ini adalah pembalasan atas kekalahan Anthony dari Chou di babak semifinal Asian Games 2018 di Jakarta, Agustus lalu. Saat itu Anthony kalah dalam laga tiga game 21-16, 21-23, 17-21.

Dalam laga kali ini Anthony memang tak dapat tampil di permainan terbaiknya di game pertama. Ia terus berada di bawah tekanan lawan. Kesalahan-kesalahan sendiri dibuat Anthony, ia tertinggal jauh 4-15, terlalu sulit untuk mengejar.

"Puji Tuhan saya bisa menang, saya bersyukur atas hasil hari ini. Di game pertama, Chou sering mendorong bola dan membuat posisi saya tidak enak. Saya ingin menetralkan bola tapi saya tidak dapat mengontrol kondisi angin di lapangan, jadi pengembaliannya kalau tidak out ya tanggung," ujar Anthony.

"Di game kedua dan ketiga saya mencoba untuk mempercepat permainan. Chou ingin bermain seperti di game pertama, tapi pergerakannya tidak secepat di game pertama," tambahnya.

Jelang laga melawan Chou Tien Chen, memang, Anthony mengakui sempat mempelajari rekaman pertandingannya di semifinal Asian Games lalu.

"Sebetulnya kemarin saya tidak memikirkan kalau akan re-match melawan dia, tidak mau terlalu dipikirkan supaya bisa rileks. Semalam saya cuma nonton video sekilas aja, habis itu istirahat. Yang penting sudah punya persiapan mau main bagaimana melawan dia. Saya belajar seperti ini sejak Asian Games," sebut Anthony.

Anthony masih menunggu calon lawannya di final, antara pemain tuan rumah, Shi Yuqi atau juara dunia Kento Momota dari Jepang.

"Lawan dua-duanya sama saja, sama-sama tidak mudah. Ini pertama kalinya saya ke final turnamen level super 1000, tapi saya belum puas karena kan belum juara, masih ada satu pertandingan lagi," pungkasnya.

Masih ada dua wakil Indonesia yang akan bertanding yaitu pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (MB-01)