Boyong Empat Gelar Jepang Kuasai All England 2021

Senin, 22 Maret 2021 11:54:31

 

Majalahbulutangkis.com- Para pebulutangkis Negeri Sakura Jepang masih mampu memperlihatkan sebagai salah satu kekuatan bulutangkis yang ditakuti. Fakta itu diperlihatkan di ajang All England 2021 di Arena Birmingham, Inggris, meski lama tak tampil namun para pemain Jepang sukses memboyong empat gelar juara.

Bahkan, pemain muda Jepang, Yuta Watanabe yang tampil di dua nomor secara meyakinkan mampu merebut dua gelar juara di ganda putra dan ganda campuran. Di ganda putra berpasangan seniornya Hiroyuki Endo, Yuta mampu mempertahankan gelar juara. Di laga final Minggu (21/3), Yuta/Endo yang menempati unggulan kedua berhasil mengalahkan rekannya senegaranya Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dalam laga tiga game 21-15, 17-21, 21-11.

Sukses Yuta berlangsung di nomor ganda campuran berpasangan dengan Arisa Higashino. Lagi-lagi dalam final sesama Jepang, Yuta/Arisa berhasil mengalahkan rekannya Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo dua game langsung 21-14, 21-13.

Pesta sesama pemain Jepang juga terjadi di ganda putri. Pasangan unggulan kedua Mayu Matsutomo/Wakana Nagahara berhasil merebut gelar pertamanya di All England setelah mengalahkan rekannya yang menempati unggulan pertama Sayaka Hirota/Yuki Fukushima dalam laga dua game 21-18, 21-16.

Pesta Negeri Sakura pun dilengkapi di nomor tunggal putri melalui andalannya Nozomi Okuhara. Pemain unggulan kedua ini secara meyakinkan berhasil merebut gelar keduanya di All England setelah di final mengandaskan pemain muda Thailand, Pornpawee Chochuwong dua game langsung 21-12, 21-16. Sebelumnya Nozomi pernah memenangkan gelar All England 2016 lalu.

Sementara satu-satunya gelar yang lepas dari Jepang adalah di nomor tunggal putra. Bintang masa depang Malaysia, Lee Zii Jia berhasil merebut gelar pertamanya di ajang All England setelah di final mengalahkan unggulan kedua yang juga juara bertahan Victor Axelsen (Denmark) dalam laga sengit selama tiga game 30-29, 20-22, 21-9.

Kejutan ini bukan satu-satunya yang dibuat oleh Lee Zii Jia. Sehari sebelumnya di perempat final pemain yang dilatih oleh pemain asal Indonesia, Hendrawan ini juga membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan pertama asal Jepang, Kento Momota dua game langsung 21-16, 21-19. Sedangkan di semifinal Lee menang atas pemain asal Belanda, Mark Caljouw dua game langsung 21-13, 21-17. (MB-01)