Bonus Lagi Untuk Kevin dari Djarum Foundation

Rabu, 28 Maret 2018 20:23:21

 

Majalahbulutangkis.com- Saldo tabungan milik pebulutangkis ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo dipastikan terus membengkak. Setelah pekan lalu bersama Marcus Fernaldi Gideon menerima bonus Rp 250 juta dari Menpora Imam Nahrawi, kini giliran Djarum Foundation yang mengguyur Kevin dengan bonus

Bonus apresiasi sebesar Rp 200 juta diberikan Djarum Foundation kepada pemain kelahiran Banyuwangi ini. Selain itu, bonus juga diberikan oleh Blibli.com yakni voucher senilai Rp 40 juta dan Tiket.com senilai Rp 10 juta, serta ditambah TV LED Polytron 55 inch. Dengan demikian, bonus yang diterima Kevin Sanjaya total mencapai lebih dari Rp 250 juta.

Tidak hanya kepada Kevin Sanjaya, penghargaan juga diberikan kepada Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI Herry Iman Pierngadi serta Asisten Pelatih Aryono Miranat, dengan nilai total untuk keduanya sebesar Rp 70 juta. Masing-masing mendapatkan apresiasi dari Blibli.com senilai Rp 20 juta dan Tiket.com senilai Rp 15 juta.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan Djarum Foundation senantiasa konsisten untuk memberikan penghargaan kepada atlet-atlet PB Djarum yang sudah berjuang mengharumkan nama bangsa dengan meraih prestasi tingkat dunia.

“Kami sangat bangga bisa kembali memberikan penghargaan kepada Kevin yang telah mencatatkan sejarah dengan menjuarai All England 2018. Konsistensi Kevin dalam meraih prestasi semoga bisa menjadi contoh dan pelecut semangat bagi para junior-juniornya dalam meraih hasil yang lebih baik lagi,” ungkap Yoppy dalam acara pemberian penghargaan yang diadakan di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Jakarta, Rabu (28/3).

Di babak final All England 2018, Kevin / Marcus mampu menundukkan pasangan Denmark, Mathias Boe / Carsten Mogensen. Kecerdikan dan determinasi yang ditunjukkan Kevin / Marcus selama pertandingan mampu memaksa Boe / Mogensen menyerah dalam dua set langsung 21-18 dan 21-17.
 
Catatan prestasi atlet jebolan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis ini sejak berpasangan dengan Marcus Gideon memang gemilang. Ini merupakan kedua kalinya secara beruntun The Minions meraih gelar juara di All England yang kini bertitel BWF World Tour Super 1000. Terhitung sejak meraih All England 2017, Kevin kini telah mengoleksi 10 gelar juara termasuk Superseries, BWF World Tour 500 dan BWF World Tour Super 1000. Lebih jauh lagi, Kevin bersama Marcus mencatat rekor tak terkalahkan dalam 19 kompetisi internasional.

Gelar juara All England dua kali beruntun ini menjadi torehan membanggakan hasil kerja keras Kevin selama kurang lebih 10 tahun menggeluti bulutangkis. Pada tahun 2006, di usia 11 tahun, Kevin mencoba masuk PB Djarum dengan mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis, namun gagal. Tak menyerah, tahun berikutnya ia kembali mengikuti seleksi dan akhirnya berhasil masuk klub yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah ini.

Putra bungsu dari dua bersaudara pasangan Sugiarto Sukamuljo dan Winartin Niawati ini pun menyampaikan ungkapan syukur atas rentetan kesuksesan, terutama keberhasilannya mempertahankan gelar juara di All England 2018. Menurutnya, torehan prestasi yang ia raih tidak terlepas dari dukungan dan kesempatan yang ia dapatkan selama menimba ilmu di PB Djarum. Bergabung dengan PB Djarum dianggapnya sebagai modal utama untuk menjadi pebulutangkis yang mampu meraih berbagai prestasi tingkat dunia.

“Mempertahankan gelar di ajang sebesar All England merupakan tanggungjawab besar, karena ini menyangkut nama dan harga diri bangsa Indonesia. Tentunya, keberhasilan saya ini tak lepas dari dukungan banyak pihak mulai dari pelatih dan juga tempaan mental dan ilmu yang saya dapat selama bergabung di PB Djarum sehingga bisa mendapat hasil yang terbaik,” ungkap Kevin.

“Dengan apresiasi ini, diharapkan bisa melecut semangat pebulutangkis lainnya untuk berusaha menorehkan prestasi seperti yang diraih oleh Kevin. Karena kami percaya, usaha yang maksimal akan mendatangkan hasil yang optimal,” jelas Yoppy Rosimin. (Daryadi)