Audisi PB.Djarum di Solo Diikuti 863 peserta

Senin, 28 Oktober 2019 19:09:50

 

Majalahbulutangkis.com- Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 terus berlanjut. Kali ini mengambil tempat di GOR RM Said, Karanganyar, Solo, 27-29 Oktober, sebanyak 863 peserta bersaing untuk memperebutkan tiket ke babak grand final di Kudus.

Karesidenan Surakarta kembali mendominasi jumlah peserta Audisi Umum tahun ini. Kota Surakarta dengan mencapai angka 108 peserta, Kabupaten Boyolali (97), Kabupaten Karanganyar (87), Kabupaten Sukoharjo (85), dan Kabupaten Klaten (48), tercatat sebagai lima teratas pemasok atlet pada Audisi Umum di Karanganyar.

Di hari pembuka ajang pencarian bibit-bibit pebulutangkis calon juara dunia tersebut bermula dengan Tahap Screening. Sebanyak 425 pertandingan digelar di tujuh lapangan yang ada di dalam gedung olahraga ini, guna menyeleksi para atlet muda yang terbagi dalam dua kelompok usia, U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun), baik putra maupun putri.

Dalam tahapan ini, setiap peserta bertanding dengan lawan yang sesuai kategori usia masing-masing dalam durasi sekitar sepuluh menit. Selama waktu pertandingan itu, Tim Pencari Bakat menyeleksi siapa saja peserta yang berhak melaju ke Tahap Turnamen. Para legenda bulutangkis Indonesia serta jajaran pelatih PB Djarum yang termasuk dalam Tim Pencari Bakat, terdiri dari Fung Permadi, Denny Kantono, Fran Kurniawan, Sigit Budiarto, Lilyana Natsir, Ellen Angelina, Basri Yusuf, Komala Dewi, Bandar Sigit, Imam Tohari, Reni Ardhianingrum, dan Engga Setiawan.

"Jumlah peserta memang untuk setiap kota Audisi Umum memang lebih banyak dari tahun lalu, jadi lonjakan dari sisi jumlah sudah kita antisipasi. Dan di sisi lain, Tim Pencari Bakat melakukan proses seleksi yang ketat di Tahap Screening pada hari ini, untuk memilih bibit-bibit yang pantas untuk bersaing lagi besok di Tahap Turnamen," jelas Manager Tim PB Djarum Fung Permadi.

Pada hari kedua Senin (28/10) para yang terbagi dalam dua kelompok usia, U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun), kembali bertarung. Kali ini, mereka yang terbagi dalam dua kelompok usia, U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun), melanjutkan perjuangan di Tahap Turnamen.

Di Tahap Turnamen, para peserta bertanding sesuai kategori umur dengan sistem full games (poin 21 atau sampai dengan selesai). Persaingan antar-peserta, baik putra maupun putri, kian terlihat sejak laga pertama di fase ini digelar. Para peserta yang berhasil menyudahi setiap pertandingan dengan kemenangan di hari pertama fase ini, besok, kembali melanjutkan perjuangan mereka di hari penutup Audisi Umum.

Sebanyak 48 peserta berhasil lolos Tahap Turnamen di hari kedua Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Solo Raya, dengan rincian 16 peserta di kelompok U-11 Putra, 8 peserta (U-11 Putri), 16 peserta (U-13 Putra), dan 8 peserta (U-13 Putri). Mereka akan kembali bertanding sebanyak dua kali di hari ketiga, Selasa (29/10), guna meraih Super Tiket menuju tahap Final Audisi di Kudus pada 20-22 November 2019.

Pada sesi acara bincang-bincang yang digelar di GOR RM Said, Karanganyar, Minggu (27/10) petang, Liliyana Natsir sempat berbagi cerita seputar pengalamannya saat kali pertama hijrah ke Jakarta, guna meraih prestasi melalui bulutangkis. Di hadapan ratusan pebulutangkis muda peserta Audisi Umum serta para orangtua, Butet --sapaan akrab Liliyana-- menyelipkan pesan agar jangan cepat kecewa jika belum lolos pada fase ini.

"Buat adik-adik, saya, Kak Kevin, Kak Tontowi, atau senior-senior yang lain, kita bisa sampai di titik seperti sekarang ini karena pasti sebelumnya pernah merasakan gagal dan kalah. Itu semua sudah kita alami. Menang atau kalah itu biasa, yang penting kita jangan putus asa. Kalau gagal, berarti latihan kurang keras, kurang disiplin, atau kondisi kurang bisa dijaga. Tolong diikuti semua program pelatih," papar peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini.

"Jika belum lolos, kecewa boleh tapi jangan berlarut-larut. Harus dan wajib latihan lagi. Dan siapa tahu, kelak, adik-adik dari Solo Raya ini bisa meneruskan prestasi kakak-kakaknya," tambah Butet, yang disambut teriakan "Amin!" dari anak-anak yang berada di depan panggung. (Daryadi)