An Se Young Cetak Sejarah di Malaysia Open

Minggu, 14 Januari 2024 20:27:00

 

Majalahbulutangkis.com- Pebulutangkis tunggal putri terbaik dunia saat ini An Se Young kembali mencatat sejarah bagi dunia bulutangkis Korea. Sejarah itu ditandai dengan suksesnya memenangkan gelar pertamanya di ajang Malaysia Open 2024 Super 100.

Dalam laga final yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pebulutangkis kelahiran Gwangju, 5 Februari 2002 ini keluar sebagai juara setelah mengalahkan Tai Tzu Ying (China Taipei) dalam laga tiga game 10-21, 21-10, 21-18.

Sukses di turnamen pembuka musim 2024 ini bukan hanya gelar pertama bagi An Se Young, tapi juga sekaligus mencatat namanya sebagai pebulutangkis tunggal putri pertama Korea yang menjadi juara di ajang Malaysia Open.  Seperti diketahui ajang Malaysia Open adalah turnamen yang terbilang tua karena telah digelar sejak tahun 1937.

Sayangnya sukses An Se Young tak diikuti rekannya di nomor ganda campuran Kim Won Ho/Jeong Na Eun yang harus puas sebagai runner-up. Di laga final Kim/Jeong yang menempati unggulan ketujuh menyerah di tangan pasangan unggulan kedua Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) dalam laga dua game 18-21, 15-21.

Yang cukup menarik adalah laga final di sektor tunggal putra. Gelar juara di luar dugaan dimenangkan Anders Antonsen dari Denmark. Dalam laga final Antonsen sukses membekap andalan China, Shi Yu Qi dua game langsung 21-14, 21-13.

Penampilan Yu Qi memang seolah menjadi antiklimaks setelah sehari sebelumnya ia berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan teratas sekaligus peringkat 1 dunia Viktor Axelsen (Denmark) lewat laga tiga game 21-12, 19-21, 21-17.

Kendati gagal di nomor tunggal putra, namun China masih bisa tersenyum setelah mendapatkan dua gelar juara. Bahkan, di nomor ganda putri terjadi final sesama pasangan China antara Liu Sheng Shu/Tang Ning melawan Zhang Shu Xian/Zheng Yu. Liu/Tang keluar sebagai juara setelah menang dua game langsung 21-18, 21-18.

Satu gelar lainnya datang dari nomor ganda putra lewat pasangan muda Liang Wei Keng/Wang Chang. Pasangan peringkat 1 dunia yang menempati unggulan teratas di final berhasil mengalahkan andalan India, Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy lewat laga tiga game 9-21, 21-18, 21-17. (dar)