All England 2020: Praveen/Melati Jumpa Dechapol/Sapsiree di Final

Minggu, 15 Maret 2020 07:55:56

 

 

Majalahbulutangkis.com- Kubu Indonesia dipastikan sukses mengirimkan dua wakil ke babak final All England Open 2020. Setelah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menang, kini giliran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang menyusul ke partai puncak.

Di babak semifinal Sabtu (14/3), Praveen/Melati mengandaskan wakil tuan rumah Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith dengan skor 21-15, 21-23, 21-11.

Setelah menang di game pertama, Praveen/Melati tampil meyakinkan di awal game berikutnya. Mereka unggul 8-1, 13-5 hingga 20-17. Namun sayangnya, Praveen/Melati tak bisa langsung menggenapkan kemenangannya. Mereka malah tersusul empat poin oleh lawan menjadi 20-21 dan harus menyerah kalah dengan skor 21-23.

Tak mau mengulangi kesalahan yang sama, Praveen/Melati langsung tancap gas sejak game penentu dimulai. Mereka pun sukses menang meyakinkan dengan skor cukup jauh 21-11.

“Bisa dibilang kami tadi kecolongan di game kedua. Sudah unggul jauh, akhirnya sempat kekejar. Itu yang membuat kami kehilangan game kedua. Untungnya di game ketiga kami bisa menguasai permainan dari awal. Bisa dilihat sendiri dari hasil poin yang cukup jauh,” kata Praveen.

“Ada beberapa poin kami kebawa permainan mereka. Permainan Eropa kan taktik banget, dengan segala cara, seperti memperlambat tempo akan mereka lakukan. Dan mereka berhasil di game kedua. Kami akhirnya nggak mau kecolongan lagi di game ketiga,” tambah Praveen lagi.

“Kami banyak komunikasi dan tetap saling mengingatkan, sudah kehilangan game kedua, game ketiga jangan terpengaruh,” tutur Melati.

Sukses melaju ke babak final, Praveen/Melati kemudian akan berhadapan dengan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand). Pertandingan besok (15/3) akan menjadi pertemuan keenam mereka. Praveen/Melati sendiri sebelumnya sudah mengoleksi tiga kemenangan terakhir dari Puavaranukroh/Taerattanachai.

“Kalau dibilang seberapa puas, kami cukup puas dengan penampilan hari ini. Cuma ada beberapa hal yang masih harus diperbaiki, buat besok terutama. Karena besok kan sudah final, dan lawan Thailand juga nggak mudah. Mereka punya kualitas, jadi kami mau mempersiapkan diri lagi,” jelas Praveen.

“Kami sudah sering ketemu, sudah sama-sama tahu pola mainnya juga. Harus siap capek, karena mereka tenaganya kuat dan nggak gampang mati. Besok komunikasi harus lebih dijaga,” tutup Melati. (MB-01)