All England 2019: Dua Ganda Putra Indonesia ke Perempat Final

Jumat, 08 Maret 2019 09:40:24

 

Majalahbulutangkis.com- Meski telah kehilangan pasangan andalan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, namun kubu Indonesia masih bisa tersenyum setelah dua ganda putra lainnya mampu melangkah ke perempat final All England 2019. Kedua pasangan tersebut masing-masing Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Tiket ke perempat final pertama diraih Hendra/Ahsan. Pasangan senior yang kini menjalani karir sebagai pemain profesional ini di babak kedua Kamis malam (7/3) sukses menyingkirkan pasangan kawakan Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov dua game langsung 21-19, 21-18.

Berbeda halnya dengan Fajar/Rian. Pasangan muda Indonesia ini harus bertarung sengit selama tiga game sebelum menyudahi perlawanan pasangan Tiongkok, Ou Xuanyi/Ren Xiangyu dengan skor 13-21, 21-19, 23-21.

"Pertandingan tadi dramatis sekali, di game pertama kami belum menemukan pola main. Di game kedua kami mencoba bangkit, enakin mainnya. Di game ketiga kami leading, terkejar, sedikit blank tapi alhamdulillah bisa," kata Fajar setelah pertandingan.

"Saat poin kritis, kami yakin di permainan depan, kunci di poin kritis adalah siapa yang bisa megang permainan depan. Kami banyak belajar dan diskusi sama pelatih," tambahnya.

Fajar juga mengungkapkan bahwa Ou/Ren adalah pasangan yang memiliki kekuatan dan kecepatan yang baik serta permainan no lob yang tidak mudah untuk dihadapi. Fajar/Rian mengaku tak dapat keluar dari tekanan pada game pertama.

"Kalau ketemu lagi, kami harus siap dengan pola cepat. Mereka mainnya speed and power banget, jarang banget main defense, no lob nya bagus banget, kami harus siap dari awal," ungkap Fajar.

"Pemain Tiongkok terkenal dengan permainan kencang, di awal kami tertekan terus, belum bisa keluar dari tekanan," tambah Rian.

Di babak perempat final Jumat (8/3), Fajar/Rian akan berhadapan dengan Goh V Shem/Tan Wee Kiong dari Malaysia. Sedangkan Hendra/Ahsan akan ditantang pasangan Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Seidel.

"Kami harus waspada, mereka adalah peraih medali perak olimpiade (Rio de Janeiro 2016). Mereka punya banyak pengalaman," kata Rian. (MB-01