All England 2018 : Jonatan dan Tommy Kandas di Babak Kedua

Jumat, 16 Maret 2018 07:12:22

 

Majalahbulutangkis.com- Kubu Indonesia kehilangan peluang di nomor tunggal putra di ajang All England BWF World Super 1000 di Birmingham, Inggris, setelah wakilnya Jonatan Christie dan Tommy Sugiarto kandas di babak kedua Kamis malam atau Jumat dini hari WIB (16/3).

Jonatan Christie gagal merebut tiket ke perempat final setelah di babak kedua dihadang andalan Korsel, Son Wan Ho, dengan skor 16-21, 12-21. Hasil ini membuat Son berhasil membalas kekalahannya atas Jonatan di pertemuan terakhir di Badminton Asia Team Championships 2018.

Dituturkan Jonatan, lawan tampil lebih siap dalam pertemuan kali ini. Selain itu, Son yang pernah menjadi pemain nomor satu dunia, jauh lebih berpengalaman darinya.

“Ada lah rasa kecewa, semua pemain pasti ingin menang. Saya akui hari ini dia lebih siap, terlihat setelah menang di game pertama, di game kedua dia jauh lebih enjoy mainnya,” kata Jonatan setelah pertandingan.

“Di game pertama kita lihat ramai, waktu kedudukan 4-14, saya tekanannya kurang, dia banyak menyerang, saya lebih banyak mengarahkan bola naik daripada turun, harusnya lebih banyak menekan,” tambahnya.

“Bedanya dengan pertemuan sebelumnya, di sini dia lebih prepare, ini pertandingan besar, pasti semua pemain mau menunjukkan yang terbaik, mereka nggak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Kelihatan dari body language nya, mungkin dari cara berpikirnya juga beda. Tidak bisa dipungkiri pengalaman dia jauh lebih banyak dari saya, ” jelas Jonatan.

Jonatan juga mengaku tak puas dengan penampilannya di dua turnamen Eropa yaitu German Open dan All England.

“Ada beberapa catatan, saya akan bicara sama pelatih, bagaimana mengatasi hal-hal seperti tadi, dari poin genting saya banyak menyerang lagi. Saya pribadi di lapangan kurang menekan, memutuskan mau main apa di saat itu masih 50-50, mikirnya bisa turunin arah bola dulu, tapi kenyataannya waktu main itu arah bola masih naik,” lanjut Jonatan.

Sementara itu, Tommy Sugiarto juga gagal melaju ke babak delapan besar setelah ditundukkan Prannoy H.S (India), dengan skor 10-21, 19-21. Hasil ini menjadi antiklimaks buat Tommy setelah sehari sebelumnya mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting. (MB-01)